Sabtu, 05 Desember 2020

Keracunan Saat Wisata Kuliner ? Cegah dan Atasi dengan 5 Langkah Ini !

Kuliner makanan
Ilustrasi kuliner makanan khas


Tak sedikit penggemar wisata kuliner yang rela terbang ke sejumlah negara untuk mencicipi makanan-makanan khas. Persiapan pun dilakukan supaya perjalanan mereka lancar dan selamat. Termasuk di antaranya memproteksi diri dengan jaminan dari asuransi perjalanan luar negeri.


Akan tetapi, perbedaan bahan dan pengolahan pada makanan yang Anda santap di negara tujuan dapat menjadi biang masalah baru, salah satunya keracunan. Lantas, apa yang harus Anda lakukan untuk mencegah dan mengatasi gangguan tersebut supaya petualangan kuliner bisa dilanjutkan ?



· Jangan santap makanan tak matang

Kecuali sudah pernah mencoba dan tak merasakan efek samping, jangan coba-coba menjajal makanan yang tak matang sempurna. Pasalnya, tak menutup kemungkinan masih ada kuman atau bakteri yang belum mati karena pengaturan suhu kurang tinggi. Anda yang kali pertama melakukan wisata kuliner di luar negeri disarankan mengonsumsi hidangan yang benar-benar matang atau diolah dalam temperatur tinggi.


· Membawa air mineral sendiri

Membeli minuman kemasan memang praktis, tetapi apakah kebersihan dan kualitasnya terjamin ? Daripada mengambil risiko besar, ada baiknya Anda membawa air mineral sendiri. Selain lebih hemat, peluang terkontaminasi bakteri berbahaya seperti E. coli pun bisa ditekan semaksimal mungkin. Simpan air mineral yang akan dijadikan bekal dalam tumbler atau botol minuman khusus yang sudah dibersihkan.


· Menyiapkan obat penyerap racun

Risiko keracunan kadang masih bisa mengintai kendati makanan yang Anda santap disajikan dalam kondisi matang. Hal ini bisa disebabkan pengolahannya yang kurang bersih atau tempat makan yang tak dirawat dengan baik. Maka dari itu, obat penyerap racun yang mengandung karbon aktif perlu Anda bawa untuk menangani keadaan darurat. Produk tersebut, sesuai namanya, akan menyerap racun pada makanan sebelum Anda buang air besar.


· Tenangkan perut dengan bubur polos

Sistem cerna biasanya belum bisa menerima makanan berat dan kaya rasa setelah mengalami keracunan. Namun, Anda tak biasa membiarkan perut kosong dalam waktu lama. Untuk menjaga sekaligus memulihkan fungsi sistem cerna, makan bubur polos yang masih hangat. Tambahkan taburan daging ayam lembut, bawang goreng, atau kaldu untuk meningkatkan nafsu makan. Tekstur bubur dinilai dapat memudahkan proses penggilingan di lambung.


· Pilih tempat makan rekomendasi warga lokal

Meski sekarang sudah ada banyak aplikasi yang menyediakan ulasan seputar tempat makan, rekomendasi warga setempat bisa Anda jadikan sebagai sumber tepercaya. Selain sudah mencoba langsung, mereka juga lebih hafal lokasi yang aman sesuai kebutuhan Anda. Langkah ini pun bakal menjauhkan Anda dari risiko keracunan gara-gara asal memilih tempat makan yang makanannya belum tentu aman disantap.



Semoga tips ini membuat perjalanan wisata kuliner Anda lancar dan jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan !

Related Posts

Keracunan Saat Wisata Kuliner ? Cegah dan Atasi dengan 5 Langkah Ini !
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.