Jumat, 18 Desember 2020

Pengertian Lemak Jenuh Agar Tubuh Lebih Sehat

Makanan mengandung lemak jenuh
Ilustrasi Mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh


Pengertian Lemak jenuh ini merupakan molekul-molekul sederhana yang memiliki sebuah ikatan rangkap diantara molekul pada karbon sebab adanya molekul hidrogen yang bisa membuat jenuh. Pada dasarnya, lemak jenuh ini berbentuk padat pada suhu dikamar. Bahkan, lemak sangat berperan dalam fungsi tubuh. Namun, ada jenis lemak yang baik dan juga jahat. Idealnya yaitu terus mengkonsumsi lemak baik dan menghindari mengkonsumsi lemak jahat. Lemak ini yang berpotensi buruk pada kesehatan tubuh yang banyak mengandung lemak trans dan juga lemak jenuh.

 

Tubuh yang memproduksi lemak dari kelebihan kalori ini akan masuk ke dalam tubuh. Ada juga lemak yang sering dikonsumsi sebagai salah satu energi bagi tubuh yaitu lemak makanan atau dietary fat. Lemak makanan ini dapat berasal pada hewan maupun juga minyak nabati. Sebagai salah satu sumber energi, fungsi lemak lainnya yaitu membantu penyerapan dari jenis vitamin dan juga mineral yang masuk ke dalam tubuh. Namun juga, terdapat sisi buruk pada lemak, mengandung kalori tinggi yang dapat menambah berat badan cepat apabila dikonsumsi secara berlebihan.

 

Lemak pada tumbuhan merupakan lemak tak jenuh meski diantaranya mengandung lemak jenuh seperti minyak sawit. Lemak tak jenuh ini sering disebut lemak baik karena lemak dapat meningkatkan kadar lemak sehat (HDL) didalam darah, mengurangi kadar lemak yang tidak baik, seperti trigliserida dan juga kolesterol. Kadar HDL yang begitu tinggi dapat mengurangi risiko penyakit jantung serta kerusakan sel berlebih akibat pada peradangan.


 

Jenis-jenis makanan yang mengandung lemak jenuh, diantaranya :

1. Kulit unggas

2. Daging sapi

3. Minyak tropis (mentega kakao dan minyak kelapa sawit)

4. Produk susu yang tinggi lemak (es krim, keju, krim asam, dan mentega)

 

Mengkonsumsi lemak yang berlebihan ini dapat memicu sebagai peningkatan pada kolesterol jahat yang merupakan sebagai salah satu faktor utama gangguan pada kardiovaskular. Maka dari itu, lemak akan memberikan sebuah manfaat jika memilih dari sumber yang sudah tepat dan juga dikonsumsi dalam jumlah yang tepat juga. Hindari efek samping lemak dengan cukup membatasi asupan-asupan makanan lemak jenuh kurang dari 10% kalori dalam sehari.


 

Hindari makan-makanan yang mengandung lemak jenuh agar terbiasa dalam mengkonsumsi lebih sedikit lemak jenuh dan juga banyak lemak yang tak jenuh, sebagai berikut :

 

1. Pria sangat disarankan tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 30 gram lemak jenuh setiap hari. Batas maksimal bagi wanita yaitu 20 gram. Bisa memeriksa dan memilih makanan dengan membaca pada sebuah label nutrisi dalam kemasan.

2. Sebelum membeli daging, diminta potongan daging-daging tersebut yang lebih sedikit lemak serta buang kulit daging yang sebelum diolah dan juga singkirkan lemak yang masih sangat terlihat.

3. Pilihlah produk susu dengan banyak kandungan lemak rendah, seperti halnya yougurt atau susu yang rendah lemak dalam 1% lemak.

4. Takaran minyak dengan sendok makan sebelum dituang kedalam wajan untuk penggorengan sebagai pengontrol seberapa banyak digunakan.

5. Mengubah cara masak dari menggoreng menjadi merebus, memanggang, dan juga mengkukus.

6. Tambahkan sayur, buah, dan kacang-kacangan pada menu makanan serta kurangi mengkonsumsi daging yang berlemak.

 


Dari semua hal yang harus dihindari pada intinya, agar menjauh dari lemak-lemak jenuh maka coba untuk selalu memilih makanan yang tidak diproses serta lebih utuh seperti sayur, ikan, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, keju, dan juga daging rendah lemak. Hal yang perlu diingat yaitu penyakit tidak hanya datang dari pola makan namun bisa dari kebiasaan sehari-hari termasuk juga dalam cara menangani intensitas olahraga, jam tidur, dan juga stres.

Related Posts

Pengertian Lemak Jenuh Agar Tubuh Lebih Sehat
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.