Kamis, 24 Desember 2020

3 Alasan New Jobber Perlu Sadar Investasi Deposito

Investasi Deposito
Berinvestasi dengan deposito


Kebanyakan orang baru memikirkan pentingnya kesadaran finansial saat sudah hampir mengakhiri masa produktifnya. Padahal investasi seharusnya dimulai di usia muda, ketika masih produktif bekerja. Akan lebih baik jika dimulai sejak baru masuk dunia kerja atau new jobber. Salah satu bentuk investasi yang tergolong aman bahkan bagi pemula adalah deposito.

Kesadaran finansial yang terbentuk di usia muda akan sangat baik. Jiwa muda biasanya digunakan untuk bersenang-senang, liburan dan mencoba berbagai hal baru. Tentu tidak salah menggunakan uang hasil kerja untuk menyenangkan diri, namun perlu diingat bahwa masa depan tidak ada yang tahu. Itulah mengapa pentingnya kesadaran finansial dan berinvestasi.

Jika kamu masih butuh alasan untuk mulai berinvestasi, berikut sederet alasan bagi new jobber perlu berinvestasi.

· Berlatih hemat selagi belum memiliki tanggungan

Berinvestasi harusnya tidak menunggu usia tertentu, sebab di usia mudah justru lebih memungkinkan berinvestasi. Kamu masih belum memiliki tanggungan berupa cicilan, biaya rumah tangga hingga biaya sekolah anak. Maka disaat inilah, kamu bisa menyisihkan pendapatan sebagai investasi masa depan.

Tantangan yang kerap dihadapi adalah, pendapatan yang dimiliki tidak pernah cukup, apalagi untuk berinvestasi. Maka kamu perlu memeriksa kembali gaya hidupmu, karena pengeluaran terbanyak ada pada gaya hidup bukan kebutuhan untuk hidup. Kurangi pengeluaran tidak perlu dan sisikan sebagai tabungan dan investasi.

Jangan pula berpikir, investasi hanya bisa dilakukan orang berpendapatan besar. Bagi new jobber sekalipun bisa berinvestasi asalkan ada niat. Tidak perlu nominal yang besar, investasi bisa dilakukan mulai nominal kecil yang perlahan akan menjadi besar.

· Belajar mengelola keuangan

Bersusah di usia muda untuk menikmati kemudahan di usia senja, itulah yang bisa menjadi prinsip dalam berinvestasi. Jika sedari muda kamu mulai belajar berinvestasi artinya kamu telah belajar mengelola keuangan. Menyisikan penghasilan untuk investasi pastinya melalui berbagai bertimbangan. Namun lebih baik memulai sekarang daripada nanti.

Perlu diketahui pula bahwa kondisi ekonomi dapat berubah sewaktu-waktu. Nilai mata uang semakin bertambah dari hari ke hari. Maka butuh lebih banyak dana yang harus kamu sisihkan jika berinvestasi bertahun berikutnya.

Selain kondisi ekonomi yang berubah, tidak ada yang menjamin kondisi keuangan dan kesehatan kamu di masa depan. Jika suatu saat kamu sial karena terkena PHK maka semakin sulit untuk berinvestasi. Begitu pula jika suatu hari kamu jatuh sakit dan tidak bisa bekerja kembali.

· Punya waktu dan tenaga untuk menimbang resiko

Setiap jenis investasi memiliki keuntungan dan kelemahannya masing-masing. Di usia muda, harusnya kamu bisa memiliki waktu dan tenaga untuk mempelajari setiap jenis investasi yang ada. Menimbang keuntungan dan resiko yang mungkin akan dihadapi. Semakin jeli melihat peluang semakin kamu bisa mendapat yang terbaik.

Misalkan ingin berinvestasi saham maka kamu harus belajar fluktuasi pasar dan strategi meningkatkan nilai uang kamu. Namun investasi paling aman bagi pemula adalah dalam bentuk deposito karena minim resiko dan tergolong mudah.


Keunggulan investasi deposito dari Aplikasi digibank by DBS

Kini investasi deposito kian mudah dengan Aplikasi digibank by DBS karena memungkinkan kamu melakukan layanan deposito online. Ada banyak keuntungan lainnya membuka deposito di digibank by DBS :

· Deposito Menggunakan aplikasi 24/7.

· Bunga deposito hingga 4,5 persen per tahun

· Setoran deposito mulai dari Rp 1 juta

· Tenor mulai dari 1 bulan


Cara Investasi Deposito Mudah di digibank by DBS

Tertarik dengan bunga deposito online dengan layanan digibank by DBS? Caranya cukup mudah karena dapat dilakukan di Aplikasi digibank by DBS dan ikuti langkah berikut :

· Login ke akun Aplikasi digibank by DBS

· Klik tombol ‘Deposito’ lalu klik ‘buka deposito baru’

· Pilih Kebutuhan Kamu lalu klik ‘Setuju’

· Tulis Nominal yang ingin diinvestasikan

· Pilih rencana deposito, jika yakin klik OK!

· Pilih sistem jatuh tempo, klik OK

· Ketik nama yang diinginkan

· Pilih ikon favorit dan klik OK

· Ketik password kamu

· Terakhir klik Otentikasi, maka investasi deposito-mu selesai dilakukan.


Nah itu tadi cara yang bisa dilakukan untuk berinvestasi dengan layanan aplikasi digibank by DBS. Yuk mulai berinvestasi sejak muda! Mulai dengan investasi deposito di digibank by DBS saja.

Jumat, 18 Desember 2020

Pengertian Lemak Jenuh Agar Tubuh Lebih Sehat

Makanan mengandung lemak jenuh
Ilustrasi Mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh


Pengertian Lemak jenuh ini merupakan molekul-molekul sederhana yang memiliki sebuah ikatan rangkap diantara molekul pada karbon sebab adanya molekul hidrogen yang bisa membuat jenuh. Pada dasarnya, lemak jenuh ini berbentuk padat pada suhu dikamar. Bahkan, lemak sangat berperan dalam fungsi tubuh. Namun, ada jenis lemak yang baik dan juga jahat. Idealnya yaitu terus mengkonsumsi lemak baik dan menghindari mengkonsumsi lemak jahat. Lemak ini yang berpotensi buruk pada kesehatan tubuh yang banyak mengandung lemak trans dan juga lemak jenuh.

 

Tubuh yang memproduksi lemak dari kelebihan kalori ini akan masuk ke dalam tubuh. Ada juga lemak yang sering dikonsumsi sebagai salah satu energi bagi tubuh yaitu lemak makanan atau dietary fat. Lemak makanan ini dapat berasal pada hewan maupun juga minyak nabati. Sebagai salah satu sumber energi, fungsi lemak lainnya yaitu membantu penyerapan dari jenis vitamin dan juga mineral yang masuk ke dalam tubuh. Namun juga, terdapat sisi buruk pada lemak, mengandung kalori tinggi yang dapat menambah berat badan cepat apabila dikonsumsi secara berlebihan.

 

Lemak pada tumbuhan merupakan lemak tak jenuh meski diantaranya mengandung lemak jenuh seperti minyak sawit. Lemak tak jenuh ini sering disebut lemak baik karena lemak dapat meningkatkan kadar lemak sehat (HDL) didalam darah, mengurangi kadar lemak yang tidak baik, seperti trigliserida dan juga kolesterol. Kadar HDL yang begitu tinggi dapat mengurangi risiko penyakit jantung serta kerusakan sel berlebih akibat pada peradangan.


 

Jenis-jenis makanan yang mengandung lemak jenuh, diantaranya :

1. Kulit unggas

2. Daging sapi

3. Minyak tropis (mentega kakao dan minyak kelapa sawit)

4. Produk susu yang tinggi lemak (es krim, keju, krim asam, dan mentega)

 

Mengkonsumsi lemak yang berlebihan ini dapat memicu sebagai peningkatan pada kolesterol jahat yang merupakan sebagai salah satu faktor utama gangguan pada kardiovaskular. Maka dari itu, lemak akan memberikan sebuah manfaat jika memilih dari sumber yang sudah tepat dan juga dikonsumsi dalam jumlah yang tepat juga. Hindari efek samping lemak dengan cukup membatasi asupan-asupan makanan lemak jenuh kurang dari 10% kalori dalam sehari.


 

Hindari makan-makanan yang mengandung lemak jenuh agar terbiasa dalam mengkonsumsi lebih sedikit lemak jenuh dan juga banyak lemak yang tak jenuh, sebagai berikut :

 

1. Pria sangat disarankan tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 30 gram lemak jenuh setiap hari. Batas maksimal bagi wanita yaitu 20 gram. Bisa memeriksa dan memilih makanan dengan membaca pada sebuah label nutrisi dalam kemasan.

2. Sebelum membeli daging, diminta potongan daging-daging tersebut yang lebih sedikit lemak serta buang kulit daging yang sebelum diolah dan juga singkirkan lemak yang masih sangat terlihat.

3. Pilihlah produk susu dengan banyak kandungan lemak rendah, seperti halnya yougurt atau susu yang rendah lemak dalam 1% lemak.

4. Takaran minyak dengan sendok makan sebelum dituang kedalam wajan untuk penggorengan sebagai pengontrol seberapa banyak digunakan.

5. Mengubah cara masak dari menggoreng menjadi merebus, memanggang, dan juga mengkukus.

6. Tambahkan sayur, buah, dan kacang-kacangan pada menu makanan serta kurangi mengkonsumsi daging yang berlemak.

 


Dari semua hal yang harus dihindari pada intinya, agar menjauh dari lemak-lemak jenuh maka coba untuk selalu memilih makanan yang tidak diproses serta lebih utuh seperti sayur, ikan, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, keju, dan juga daging rendah lemak. Hal yang perlu diingat yaitu penyakit tidak hanya datang dari pola makan namun bisa dari kebiasaan sehari-hari termasuk juga dalam cara menangani intensitas olahraga, jam tidur, dan juga stres.

Sabtu, 05 Desember 2020

Keracunan Saat Wisata Kuliner ? Cegah dan Atasi dengan 5 Langkah Ini !

Kuliner makanan
Ilustrasi kuliner makanan khas


Tak sedikit penggemar wisata kuliner yang rela terbang ke sejumlah negara untuk mencicipi makanan-makanan khas. Persiapan pun dilakukan supaya perjalanan mereka lancar dan selamat. Termasuk di antaranya memproteksi diri dengan jaminan dari asuransi perjalanan luar negeri.


Akan tetapi, perbedaan bahan dan pengolahan pada makanan yang Anda santap di negara tujuan dapat menjadi biang masalah baru, salah satunya keracunan. Lantas, apa yang harus Anda lakukan untuk mencegah dan mengatasi gangguan tersebut supaya petualangan kuliner bisa dilanjutkan ?



· Jangan santap makanan tak matang

Kecuali sudah pernah mencoba dan tak merasakan efek samping, jangan coba-coba menjajal makanan yang tak matang sempurna. Pasalnya, tak menutup kemungkinan masih ada kuman atau bakteri yang belum mati karena pengaturan suhu kurang tinggi. Anda yang kali pertama melakukan wisata kuliner di luar negeri disarankan mengonsumsi hidangan yang benar-benar matang atau diolah dalam temperatur tinggi.


· Membawa air mineral sendiri

Membeli minuman kemasan memang praktis, tetapi apakah kebersihan dan kualitasnya terjamin ? Daripada mengambil risiko besar, ada baiknya Anda membawa air mineral sendiri. Selain lebih hemat, peluang terkontaminasi bakteri berbahaya seperti E. coli pun bisa ditekan semaksimal mungkin. Simpan air mineral yang akan dijadikan bekal dalam tumbler atau botol minuman khusus yang sudah dibersihkan.


· Menyiapkan obat penyerap racun

Risiko keracunan kadang masih bisa mengintai kendati makanan yang Anda santap disajikan dalam kondisi matang. Hal ini bisa disebabkan pengolahannya yang kurang bersih atau tempat makan yang tak dirawat dengan baik. Maka dari itu, obat penyerap racun yang mengandung karbon aktif perlu Anda bawa untuk menangani keadaan darurat. Produk tersebut, sesuai namanya, akan menyerap racun pada makanan sebelum Anda buang air besar.


· Tenangkan perut dengan bubur polos

Sistem cerna biasanya belum bisa menerima makanan berat dan kaya rasa setelah mengalami keracunan. Namun, Anda tak biasa membiarkan perut kosong dalam waktu lama. Untuk menjaga sekaligus memulihkan fungsi sistem cerna, makan bubur polos yang masih hangat. Tambahkan taburan daging ayam lembut, bawang goreng, atau kaldu untuk meningkatkan nafsu makan. Tekstur bubur dinilai dapat memudahkan proses penggilingan di lambung.


· Pilih tempat makan rekomendasi warga lokal

Meski sekarang sudah ada banyak aplikasi yang menyediakan ulasan seputar tempat makan, rekomendasi warga setempat bisa Anda jadikan sebagai sumber tepercaya. Selain sudah mencoba langsung, mereka juga lebih hafal lokasi yang aman sesuai kebutuhan Anda. Langkah ini pun bakal menjauhkan Anda dari risiko keracunan gara-gara asal memilih tempat makan yang makanannya belum tentu aman disantap.



Semoga tips ini membuat perjalanan wisata kuliner Anda lancar dan jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan !