Minggu, 19 Maret 2017

Kecanggihan Teknologi Tangan Prostetik


Terlahir dengan kondisi sehat dan normal adalah keinginan bagi setiap orang, namun pada faktanya ini tidaklah selalu berjalanan sesuai dengan keinginan kita. ada orang yang terlahir dengan sangat sempurna namun tidak jarang pula anak – anak dilahirkan dengan kondisi fisik yang berbeda dari teman – temannya, bahkan tubuh yang sempurna pun terkadang tidak bisa dimiliki selamanya, beberapa orang yang terlahir sehat dan normal mengalami suatu kondisi yang sulit sehingga memungkinkan hilangnya fungsi dari anggota badan yang dimilikinya. 

Kenyataan ini memang  sudah menggugah hati banyak orang termasuk salah satunya yaitu dari kalangan para ilmuan, penelitian yang terus dilakukan dalam bidang prostetik nyatanya memang memberikan sebuah harapan baru bagi orang yang memiliki kondisi fisik kurang sempurna. Kemajuan dalam dunia prostetik ini telah mampu menciptakan berbagai anggota tubuh buatan, salah satu teknologi tangan prostetik bahkan saat ini sudah sangat canggih dengan diciptakannya tangan buatan yang dapat dikendalikan oleh pikiran penggunanya. Ini digerakan melalui sensor canggih yang dibuat untuk menangkap sinyal perintah dari otak, teknologi yang canggih ini bahkan diakui telah dapat digunakan dengan sukses.

Salah satu orang yang telah mengalami amputasi pada kakinya di islandia bahkan mengakui jika ia telah mampu menggerak – gerakkan kaki palsunya dengan lancar, ini tentu saja tidak dapat dilakukan seketika itu saja melainkan setelah melewati masa latihan sebelumnya. Mungkin anda akan berfikir bahwa ini membutuhkan waktu yang lama untuk dapat menyesuaikan kaki prostetik yang digunakannya, namun faktanya orang tersebut justru berlatih mengendalikan kaki prostetiknya tersebut hanya dalam waktu 10 menit saja, hal ini tentu menjadi sebuah penemuan yang sangat dinantikan oleh siapa saja yang memiliki keterbatasan fisik.


Meski terdengar sangat mudah untuk digunakan namun sebetulnya penerapan teknologi prostetik seperti ini tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat, seseorang yang telah menggunakan kaki prostetik bahkan telah ditanam sensor berukuran kecil setahun yang lalu pada sisa jaringan otot kaki yang telah diamputasi. Sensor – sensor inilah yang nantinya akan menangkap sinyal perintah yang diberikan oleh otak dan nantinya menggerakkan kaki prostetik yang telah digunakan.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, sensor yang digunakan saat ini memang jauh sebelumnya telah digunakan pada beberapa teknologi tangan prostetik namun baru kali ini sebuah penemuan telah memperlihatkan bahwa seseorang telah bisa menggerakkan kaki palsunya tanpa harus terlalu memusatkan perhatian pada perintah yang ingin dilakukan oleh otak secara insentif. Teknologi yang terbilang sangat sempurna ini memang diakui dapat membantu banyak aktivitas para penggunanya, namun hal ini tentu saja tetap membutuhkan latihan untuk semakin membiasakan para pengguna teknologi prostetik ini sehingga gerakan semakin lancar dan mudah. 

Seorang pengguna kaki prostetik bahkan mengakui jika ia telah melakukan serangkaian latihan yang dianjurkan oleh tim medis dan menambahkan porsi latihannya tersebut dengan sering melakukan perjalanan naik turun tangga, terkadang ia juga berjalan menyusuri bukit dekat rumahnya atau sekedar bangun dan duduk kembali di kursi yang ia lakukan berkali – kali. Sementara itu seorang pasien lainnya juga telah mampu melakukan gerakkan kaki prostetik dengan sangat mudah melalui serangkaian latihan tersebut, sedangkan beberapa yang lainnya saat ini diketahui baru mulai berlatih menggunakan tangan prostetik hasil penemuan terbaru para ahli tersebut. Namun teknologi ini belum lah berakhir, para ahli saat ini tengah mencoba untuk menciptakan teknologi tangan prostetik yang bisa membuat penggunanya merasakan apa yang disentuh oleh tangan bionik tersebut.

Related Posts

Kecanggihan Teknologi Tangan Prostetik
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.